Showing posts with label AREMA. Show all posts
Showing posts with label AREMA. Show all posts

Terkait Narkoba , Polrestabes Surabaya Akan Jemput Paksa Kiper Arema Ahmad Kurniawan

Thursday, March 15, 2012


Polrestabes Surabaya akan menjemput paksa Ahmad Kurniawan (AK), kiper Arema Malang. Tindakan ini akan dilakukan jika AK tidak menunjukkan ihtikad baik terkait dugaan kasus narkoba (sabu-sabu) yang dilakukan kakak kandung kiper Kurnia Mega.

‘’Kalau tidak koordinatif ya kita jemput paksalah. Karena dua kali kita datangi ke rumah, kos dan asrama Arema dia tidak ada. Keburu pergi ke Jakarta dan Bandung,’’ tandas Kompol Arbaridi Jumhur, Wakasatreskoba Polrestabes Surabaya , Rabu sore.

Seperti diberitakan diharian ini sebelumnya, Polrestabes Surabaya terus mengembangkan kasus pemakaian narkoba jenis sabu-sabu yang melibatkan Cukup Ageng Sariyadi, adik pemain Persebaya. Hasilnya, dari BBM (Black Berry Messenger) yang masuk ke Cukup diketahui kalau AK juga memesan barang haram itu.

Dikatakan Jumhur, Jumat malam (09/03), Tim Polrestabes Surabaya telah meluncur ke Malang untuk menanyai AK. Bekerjasama dengan Polresta Malang, tim berusaha menemukan AK dengan mendatangi semua tempat tinggalnya.

Tetapi, lanjut dia, tiga titik yang dikunjungi tidak ditemukan AK. Seketika itu juga, tim Polrestabes Surabaya berusaha menelpon AK. Sayangnya, AK tidak mau menjawab panggilan di telpon selulernya. ‘’Karena tidak ada, maka tim pulang dan menunggu AK datang,’’ paparnya.


Semula tim Polrestabes hendak mengirimkan perwakilan untuk menjemput AK ke Bandung. Karena, AK bersama tim Arema diketahui akan bermain dengan Persib Bandung. Tetapi, dengan pertimbangan tidak ingin menganggu konsentrasi AK, maka rencana ini dibatalkan.

‘’Kita masih menghormati dia (AK) untuk konsentrasi dengan timnya. Kalau kita jemput sekarang (kemarin) tentu membuat timnya secara psikologis terganggu,’’ ujar perwira yang memiliki hobby memotret ini.

Ditambahkan dia, Polrestabes Surabaya minta agar AK mau diajak kerjsama untuk membantu mengungkap kasus narkoba yang kini melanda pemain sepakbola. Jika memang tidak terbukti dan tidak bersalah maka tidak ada alasan untuk menghindari petugas.

‘’Teman-teman di Polres Malang sudah kita ajak koordinasi menjemput AK. Meski tidak ada barang bukti, paling tidak kejelasan status AK biar menjadi terang,’’ katanya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Suanivip ra Indrata manager Arema Indonesia menyebutkan, kalau AK memang tengah mengikuti rombongan laga tanding di Jakarta dan Bandung. ‘’Ada. Sekarang masih sama rombongan. Dan saya yakin dia (AK) juga sudah tahu persoalan yang tenga dihadapi,’’ ucap Indra.


Menurut Indra, kasus yang kini disangkakan ke AK kemungkinan karena factor iri. Artinya, mencuatnya nama AK bukan tidak mungkin karena ada fihak-fihak yang tidak senang AK berkiprah bersama Arema ISL. ‘’Semoga saja persoalan ini segera selesai,’’ pungkasnya. (has)

Joko Susilo : Saya menghargai kerja keras pemain Arema



PELATIH Arema Malang, Joko Susilo mengaku tidak puas hasil yang diraih timnya saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (15/3).

Setelah sebelumnya pulang dengan tangan hampa saat melawat ke kandang Pelita Jaya Karawang. Eks pemain Arema Malang di era kompetisi Galatama ini, kembali menunjukan muka masam akibat dua gol yang bersarang ke gawang tim besutannya di Soreang.

“Semua ketidakpuasan yang kami rasakan, akan kita sampaikan sesuai aturan. Saya tidak mau cari-cari alasan dan kita akui kita memang kalah,” tutur Joko seusai pertandingan.

Secara teknis, Joko mengungkapkan skuadnya terlalu sering meninggalkan celah hingga mampu dimaksimalkan Maung Bandung untuk menciptakan peluang.

Selain itu Joko pun mengungkapkan rasa tidak puasnya atas kinerja anak buahnya yang kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang emas.

“Ada beberapa sektor posisi yang memang memerlukan perbaikan. Kita lebih bisa mengendalikan penguasaan bola, yang menjadi masalah adalah mengkonversikan setiap peluang menjadi gol,” terang Joko.

Meski begitu, Joko tetap menghargai kerja keras para pemainnya. Meski hasil akhir tidak memihak Arema yang dengan kekalahan ini kian terpuruk di papan bawah klasemen sementara.

“Kami menghargai kerja keras pemain. Tentunya dengan kemampuan mereka masing-masing. Mereka menunjukan permainan sesuai yang saya inginkan. Untuk hasil akhir memang tidak memuaskan. Tapi saya yang bertanggung jawab atas hasil pertandingan kali ini,” tandas Joko.(Ziyan M Nasyith)

Persib vs Arema = 2-0 , Kado Termanis



Persib Bandung merayakan ulang tahun ke-79 dengan penuh suka cita. 'Maung Bandung' menang 2-0 atas Arema Indonesia pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), hari Kamis, 15 Maret 2012, di Stadion Si Jalak Harupat.

Persib unggul terlebih dahulu melalui kaki Miljan Radovic di menit 19. Radovic mampu memanfaatkan bola muntah hasil tendangan penalti yang berhasil diblok kiper Arema Ahmad Kurniawan.

Tertinggal satu gol, Arema meningkatkan tekanannya ke jantung pertahanan Persib Bandung. Boy Jati Asmara pun ditarik keluar dan digantikan Benny Kristiandi Saputro.

Pergantian tersebut cukup membuat pola serangan Arema lebih bervariasi. Setidaknya lima peluang berhasil diciptakan Arema dalam rentang waktu 5 menit usai gawang mereka kebobolan. Namun eksekusi Johan Ibo, Benny maupun pemain lain tidak mampu memaksimalkan peluang tersebut.

Hingga babak pertama usai, gawang Persib tetap perawan dan mampu menjaga keunggulan 1-0 atas tamunya Arema.
Tim asuhan Drago Mamic itu lebih tampil menyerang sejak kick-off di mulai. Enam menit masuk babak kedua, Persib mendapatkan peluang emas setelah Aliyudin terlepas dari jebakan offside, namun gol belum juga muncul setelah tendangan eks pemain Persija itu masih melambung jauh diatas mistar.

Persib juga coba menekan mel`lui bola mati. Kali ini lewat tandukan Abanda Herman, yang menyambut umpan Radovic, namun bola masih melenceng dari sasaran.

Setelah itu kedua tim tampil lebih berimbang. Persib masih terus menekan pertahanan Arema, sedangkan tim tamu tetap andalkan serangan baik lewat sayap. Namun skema tersebut belum berbuah peluang matang sampai menit ke-65 laga.

Persib kembali ciptakan peluang. Kecepatan M. Ilham disisi kanan lapangan merobek pertahanan Arema dan tinggal berhadapan dengan kiper, tapi kesigapan Ahmad Kurniawan masih jadi momok.

Tapi bahaya belum lepas. Bola rebound langsung dilanjutkan Ilham ke tengah kotak penalti yang disambut sepakan keras Hariyono, tapi bola masih membentur bek Arema. Persib gagal memperlebar jarak.

Namun akhirnya angka di papan skor berubah pada menit ke-75. Berawal dari tendangan bebas Radovic, Ahmad Kurniawan, Seme Patrick dan Airlangga Sucipto berebut bola. Namun bola terlepas dan langsung ditanduk Jajang Sukmara ke gawang kosong. Persib pun unggul 2-0 atas Arema.

10 menit kemudian Arema punya peluang untuk memperkecil ketinggalan. Seme Patrick menerima umpan Arif Afrianto, tapi tandukannya gagal menembus gawang Jendry Pitoy karena bola melambung tipis diatas mistar.

Kesempatan Arema untuk mencuri poin semakin berat. Kapten sekaligus bek mereka, Seme Patrick, harus menerima kartu kuning kedua usai menjegal Zulkifly Syukur dengan keras.

Unggul jumlah pemain Persib lebih leluasa dalam menyerang. Tapi sampai peluit berbunyi panjang, skor 2-0 untuk tuan rumah tidak berubah.

Dengan tiga poin yang didulangnya, Persib sukses naik dua peringkat ke posisi lima klasemen sementara ISL, minus satu poin dari Persija Jakarta satu strip diatasnya.

Sedangkan bagi Arema, kekalahan ini membenamkan mereka di peringkat 19 klasemen. Pasukan Joko Susilo hanya mampu mengumpulkan 11 poin dari 15 kali laga sejauh ini. 'Ongis Nade' hanya unggul satu poin dari penghuni dasar klasemen, Persiram Raja Ampat.

Skuad Lengkap:
Persib Bandung
Pemain : Jendry C Pitoy, Maman Abdurahman, Abanda Herman, Zulkifli Syukur, Tony Sucipto, Hariono, Miljan Radovic, Muhammad Ilham, Robby M Gaspar (Jajang Sukmara 46'), Aliyudin (Atep 62'), Moses Sakyi (Airlangga 71')

Pelatih : Drago Mamic


Arema Indonesia
Pemain : Ahmad Kurniawan, Sammi Piere Patrick, Johan Ibo, Steven Hesketh, Munhar, Nurul Mauladi (Khusnul Yuli 58'), Kim Yong Hee, Feri Aman Saragih, Arif Afrianto, Boy Jati Asmara (Benni Kristian 33'), Agung Suprayogi (Santoni 70')

Pelatih : Joko Susilo

Boy Jati Asmara Ingin Unjuk Gigi di Jalak Harupat

Wednesday, March 14, 2012


- Striker Arema Indonesia Boy Jati Asmara berjanji akan bermain maksimal kala timnya dijamu Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (15/3/2012) sore.

Meski Boy, sapaan akrabnya, pernah membela Maung Bandung pada 2002 lalu, namun hal itu tidak memengaruhi kegigihannya untuk mencuri poin penuh dalam partai bergengsi nanti.

“Saya akan tetap bermain maksimal saat laga nanti, bermain profesional seperti yang lain,” kata Boy seusai uji Lapangan Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (14/3/2012).

Soal semangat Persib yang bertekad memberikan kado ulang tahun Persib ke-79, pria kelahiran Bandung itu malah merasa tertantang untuk membuktikan diri.

“Semangat tim Persib tentu sedang tinggi, karena mereka (Persib) sedang merayakan ulang tahun. Namun begitu saya dan teman-teman tetap optimistis bila nanti akan meraih poin,” ujarnya penuh semangat.

Meski begitu, Boy mengakui butuh perjuangan ekstra keras bagi timnya mencuri poin di kandang Maung Bandung. Namun dia tetap yakin, dengan kerja keras dan semangat tim Singo Edan, tidak menutup kemungkinan bisa mencapai itu semua.

Ketika disinggung target untuk mencetak gol, pemain yang pernah mengenakan kostum biru-biru itu mengatakan, tidak ada target khusus dalam mencetak gol nanti. “Soal target gol, saya belum bisa memastikan. Namun bila nanti pelatih memberikan kepercayaan bermain, akan saya pergunakan kesempatan itu dengan baik,” jelasnya.[jul]

Persib vs Arema : Momentum Ulang Tahun


Persib Bandung berjanji akan mengejar kemenangan untuk kado ulang tahun ke-79 yang jatuh pada Rabu (14/3). Momentum itulah yang memotivasi pasukan Drago Mamic saat menghadapi Arema Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Kamis (15/3) ini.
Untuk itu, Aliyudin dkk. telah bertekad akan bermain menyerang ke jatung pertahanan Arema sejak kick-off.

"Kita semua sudah komit untuk memberikan kado yang terbaik di hari ulang tahun ini. Semua pemain juga telah menyatakan siap untuk bermain all out pada laga nanti," ujar asisten pelatih Persib Bandung, Robby Darwis usai latihan di Stadion Siliwangi, Rabu (14/3).

Di atas kertas, Persib sebenarnya tidak sulit untuk mengalahkan Arema di musim ini. Dengan materi pemain yang bertabur bintang dan berada di peringkat ke-7 klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012, seharusnya Persib bisa dengan mudah untuk mengalahkan Arema. Terlebih saat ini Arema hanya berada di peringkat ke-17 atau hanya lebih baik satu strip dari Persiram Rajaampat yang berada di dasar klasemen.

Namun sepak bola memang bukan matematika. Robby pun menegaskan, Arema bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Hal itu terlihat pada laga Arema melawan Pelita Jaya dengan hasil akhir 1-2, Minggu (11/3) lalu. Meski kalah, Arema tetap mampu mencetak gol ke gawang Pelita.

"Arema tetap tidak mudah dikalahkan. Tetapi kita sudah melihat permainan terakhir mereka. Kita juga telah belajar dari gol Pelita Jaya ke Arema," kata mantan kapten Persib ini.

Di laga nanti, Robby mengaku Persib akan mengandalkan permainan kolektif. Semua lini memang sudah disiapkan untuk lebih menyerang dibandingkan laga sebelumnya.

"Dari belakang, tengah, dan depan akan bermain kolektif untuk menyerang," tegas Robby.

Meski bakal tampil menyerang, Robby mengaku masih belum mengetahui tukang gedor yang bakal diturunkan di laga nanti. Termasuk Moses Sakyi yang mulai menuai kritik dari bobotoh karena dianggap tak mampu memperlihatkan penampilan terbaiknya.

"Kalau untuk urusan itu, pelatih kepala yang menentukannya," kata Robby.

3 pemain absen

Sementara pelatih Arema Indonesia, Joko Susilo menuturkan, dirinya sudah menyiapkan strategi untuk meladeni permainan anak-anak Persib Bandung. Semua pemain Persib pun semua harus diwaspadai karena kualitasnya bagus termasuk teknik individunya.

"Untuk meladeni permainan Persib, kita sudah siapkan segalanya. Mereka mempunyai kualitas yang sama. Yang penting para pemain waspada dan bisa mengantisipasi serangan-serangan mereka," katanya.

Menurut Joko, melawan Persib besok, ada 3 pemain yang tidak bisa turun karena akumulasi kartu kuning dan cedera. Hal ini sangat berpengaruh pada tim Arema sebab ketiganya pemain bagus. Meski demikian dirinya percaya, pemain penggantinya mampu meladeni para pemain persib.

"Tentu berpengaruh karena 3 pemain yang besok tidak bisa diturunkan semua bagus. Tapi saya percaya pemain penggantinya pun mampu meladeni permainan Persib," katanya sambil menambahkan, 2 pemain Arema yang tidak turun karena akumulasi kartu kuning yaitu Charis Yulianto dan Kery Yudiono, sedangkan Marcio Saoza tidak main karena cedera.

Tak ada selebrasi

Bek sayap Persib Bandung, Zulkifly Syukur tidak menutup mata soal keberadaan Arema Indonesia, salah satu tim yang dianggapnya berjasa membesarkan namanya. Namun, ia menegaskan sikap profesional akan dikedepankan saat menghadapi mantan tim yang pernah dibelanya tersebut.

"Saya tidak bisa melupakan jasa Arema. Klub itu sangat berjasa dalam perjalanan karier saya. Tetapi sekarang saya berkostum Persib dan sebagai pemain, saya harus bersikap profesional dengan berjuang mati-matian demi Persib," ujarnya.

"Apalagi Persib sudah kehilangan empat poin di kandang. Kita butuh poin untuk melanjutkan perjuangan ke papan atas klasemen," katanya.

Apakah ia akan melakukan selebrasi kalau mencetak gol? "Saya tidak mau berspekulasi apakah saya akan mencetak gol atau tidak, tetapi saya menggaransi akan memberikan yang terbaik untuk kemenangan tim, apalagi Persib dalam suasana merayakan hari jadi ke-79," tegasnya.

Sementara itu, Wagub Jabar yang juga Duta Persib Bandung, Dede Yusuf mengajak semua elemen masyarakat dan bobotoh untuk datang ke Stadion Si Jalak Harupat untuk menyaksikan duel Persib vs Arema Indonesia. Selain pertandingan, besok akan digelar seremoni perayaan ulang tahun ke-79 Persib.

"Besok jangan lupa datang ke stadion. Insya Allah, kita nonton sama-sama," ajak Dede.

Secara pribadi, ia mengucapkan selamat pada "Maung Bandung" yang berulang tahun tepat hari ini. Di usia yang tidak lagi muda, ia berharap Persib terus mengukir prestasi untuk mengharumkan nama Bandung dan Jabar.

"Ulang tahun ke-79 Persib adalah momen yang sangat berharga karena ibaratnya kalau usia sudah lebih dari matang, lebih dari cukup," tuturnya.

Apalagi, sambung Dede, Persib saat ini bukan hanya milik masyarakat Bandung, tapi juga milik Jabar dan jadi ikon sepak bola nasional.

Disinggung soal laga besok kontra Arema, Dede menegaskan Persib harus menang. "Mudah-mudahan bisa menang, jangan kalah lagi. Besok adalah pertandingan kita lawan Arema, mudah-mudahan ini akan jadi kado yang besar untuk ulang tahun Persib," tandas Dede.

Kiper Arema , Achmad Kurniawan Membantah Terkait Kasus Narkoba

Tuesday, March 13, 2012


ebuah kabar tak mengenakkan datang Arema Indonesia ISL, kiper utama mereka Achmad Kurniawan kini tersandung masalah Narkoba.

Kakak kandung Kurnia Meiga Hermasnyah tersebut namanya dikaitkan dengan salah satu mantan pemain Persebaya, Cukup Ageng Sariadi (CAS) yang sebelumnya telah ditangkap oleh Polisi karena diduga sebagai pengedar narkoba.

Nama kiper yang akrab disapa AK ini muncul setelah dalam penyidikan CAS yang ditangkap pada Jumat (09/3) menyebut namanya sebagai salah satu pelanggan. Pihak kepolisian pun langsung menuju ke Malang dan mulai melakukan pemeriksaan.

Namun, AK sendiri yang kini sedang berada di Bandung untuk persiapan menghadapi Persib Bandung membantah keras hal tersebut, dia bahkan mengaku tak mengenal CAS.

"Saya juga kaget Mas, darimana asal-usulnya kok saya dikaitkan dengan dia," ujar AK.

"Saya hanya kenal Yusuf Ekodono, itu juga hanya sebagai sesama pemain. Sehingga saya tidak kenal sama sekali dengan CAS," jelas AK setelah tahu bahwa CAS merupakan adik mantan pemain Persebaya Yusuf Ekodono.

Ditambahkan AK, dirinya siap apabila memang diminta pihak kepolisian untuk memberikan informasi terkait hal ini, dan dia siap bekerja sama.
(wea/end)
Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner